Takmir Masjid Jogokaryan Bantu Instalasi Air Bersih


Ilustrasi (Foto: Dok)

 Gentong Rembes (Gerakan gotong royong rakyat bersatu) menjadi daya tarik tersendiri bagi para dermawan dan pelaku kesetiakawanan sosial. Ustad Djazir dari Masjid Jogokaryan Yogyakarta tertarik dengan kegiatan yang digagas Bupati dr H Hasto Wardoyo dan dilaksanakan Pemkab Kulonprogo dengan mengajak komunitas yang selama ini rajin bersedekah untuk ikut dalam gerakan gotong royong di Kulonprogo. 

"Saya mengarahkan agar memilih jenis gerakan gotong royong yang memberikan manfaat secara berkesinambungan dalam jangka panjang serta menjadikan amal jariah bagi para donaturnya, yaitu membangun instalasi air bersih bagi warga masyarakat di pegunungan yang sering kekurangan air," kata Bupati dr Hasto, Minggu (31/1/2016). 

Dijelaskan, sedekah jaringan air tidak kalah jariahnya dengan membangun masjid. Ada sekitar 200 kepala keluarga (KK) di Desa Gerbosari Kecamatan Samigaluh yang setiap musim kemarau masih sulit mendapatkan air. Dengan bantuan instalasi dari para dermawan yang kemudian disambut dengan gotong royong warga, maka diharapkan nantinya mengalirlah air secara berkesinambungan ke rumah 200 warga tersebut. 

"Dengan adanya air bersih mereka (warga) bisa bersesuci, wudhu dan ibadah lainnya secara terus menerus setiap hari, dan setiap saat pula pahalanya insya Allah akan mengalir kepada para dermawan tersebut. Itulah keistimewaannya jika dana dari para dermawan itu kemudian disalurkan melalui gerakan gotong royong (gentong rembes) warga pun akan berpartisipasi sehingga bantuan akan lebih besar dan mereka sangat memiliki," terang bupati.

Bantuan diserahkan langsung Ustad Djazir dan disaksikan sejumlah takmir Masjid Jogokaryan serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo Ir Sukoco MSi. (KRjogja.com)

Komentar

Eramuslim

Postingan Populer