Masjid-masjid Tua di Minangkabau
1.Masjid Tuo Kayu Jao



Agama Islam di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, telah berkembang sejak abad ke-16. Fakta sejarah ini dibuktikan dengan berdirinya Masjid Tuo Kayu Jao, berusia 400 tahun. Meski bangunan bergaya Masjid Demak, Banten, ini sempat dipugar tapi sebagian besar bangunan masjid masih asli.

Atap masjid ini terbuat dari ijuk, ciri khas atap rumah adat Minang. Tiang penyangga masjid berjumlah 27 buah, melambangkan jumlah suku dan golongan yang ikut mendirikan masjid ini. Selain itu terdapat sebuah mihrab yang masih utuh dan bedug yang diperkirakan berusia sama dengan masjid. Hingga saat ini Masjid Tuo Kayu Jao masih menjadi tempat beribadah warga setempat. Pemerintah Provinsi Sumbar telah menetapkan masjid ini sebagai cagar budaya, bukti sejarah penyebaran agama Islam di Solok.
2. Masjid Tuanku Pamansiangan
3. Masjid Taluak
4. Masjid Tuo Koto Baru
5. Surau Atap Ijuk Sicincin
6. Surau Gadang Bintungan
Bintungan Tinggi, sebuah daerah yang terletak di Nagari Padang Bintungan Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman.
7. Surau Gadang Syekh Burhanuddin Ulakan
Surau Syekh Burhanuddin terletak di desa Tanjung Medan, 6 km dari makam Ulakan.
8. Surau Latiah
9. Surau Raja Sontang
10. Surau Lubuk Bauk
Surau Lubuk Bauk didirikan di atas tanah wakaf Datuk Bandaro Panjang, seorang yang berasal dari suku Jambak, Jurai Nan Ampek Suku. Dibangun oleh masyarakat Nagari Batipuh Baruh dibawah koordinasi para ninik mamak pada tahun 1896 dan dapat diselesaikan tahun 1901.
11.Masjid Sa’adah
12. Masjid Buah Pauh Kubang Putih
13. Masjid Limo Kaum
14. Masjid Pincuran Gadang
Terdapat di Matur Hilir, persisnya terletak di Pincuran Gadang. Disinilah kitab mulai dikembang, ajaran Islam mulai difatwakan keseluruh anak negeri disekitar penghujung abad ke XVII oleh beliau Tuanku Abdul Hamid.
15. Masjid Raja Siguntur

Terletak di Dusun Ranah, Desa Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Bangunan masjid berada dalam satu kompleks dengan makam Raja-raja Siguntur dan rumah adat Siguntur. Di sebelah barat masjid mengalir Sungai Batanghari yang terkenal dengan peninggalan purbakala di sepanjang alirannya.
16. Masjid Rao-Rao





19. Masjid Raya Pakandangan Pelok
Terletak di Nagari Pakandangan Kabupaten Padang Pariaman. Masjid yang sekarang dijadikan sebagai masjid nagari ini diperkirakan didirikan pada tahun 1865.
20. Masjid Raya Bayua, Kawasan Salingka Danau Maninjau, Agam Barat
21. Masjid Siti Manggopoh, Tanjung Mutiara, Agam Barat
22. Mesjid Raya Bengkudu
23. Surau Badano, Sungai Rotan, Pariaman Selatan
* dari berbagai sumber. (https://putrahermanto.wordpress.com/)





























Komentar
Posting Komentar