Bacaan Niat Sholat Tarawih, Niat Shalat Witir Beserta Doa Setelah Sholat Witir
Shalat Tarawih adalah shalat sunnat muakkad yang dikerjakan pada malam hari di bulan suci Ramadhan, dan dilaksanakan pertama kali sebelum melaksanakan puasa esok hari sampai sebulan penuh. Shalat sunnat tarawih bisa dilakukan sendiri berjamaah. Ketentuan waktunya dikerjakan pada malam hari dalam rentang waktu sesudah isya sampai terbit fajar atau waktu subuh.
Mengenai perbedaan jumlah Rakaat sholat tersebut, masyarakat muslim Indonesia ada yang mengerjakan sholat sunnat tersebut 8 rakaat dengan witir 3 rakaat berdasarkan dalil-dalil yang di kemukakakan dan begitu pula yang mengerjakan 20 rakaat beserta witir 3 rakaat dilakukan dengan dua rakaat dua rakaat. Sebagaimana sabda Nabi Saw, “salat malam adalah dua rakaat-dua rakaat” (H.R. Bukhari dan Muslim).
Lantas mana yang benar?. Semua itu kembali kepada diri masing-masing dan Allah lah yang menerima dan menilai ke-khusuan kita. Yang salah adalah jika perkara perbedaan rakaat sunnat yang semuanya berdasarkan dalil benar diperkarakan untuk menimbulkan perpecahan.
Kemudian dalam niat shalat tarawih cukup hanya diucapkan di dalam hati saja, dan adapula yang di ucapkan, keduanyapun tidak harus menjadi sebuah masalah. Dalam niat kita mengucapkan,
“Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini (ma’muman/imaaman) lillahi ta’aalaa”.
Artinya : Aku niat shalat Tarawih dua rakaat (menjadi ma’mum/imam) karena Allah Ta’ala.
Setelah melaksanakan sholat sunnat tarawih biasanya kita sering melanjutkannya dengan shalat witir 3 rakaat sebagai penutup shalat malam. Maka mengenai jumlah rakaatnya berikut sabda Nabi Saw, “Witir itu hak. Siapa yang suka mengerjakan lima, kerjakanlah. Siapa yang suka mengerjakan tiga, kerjakanlah. Dan siapa yang suka mengerjakan satu, kerjakanlah.” (H.R. Abu Daud dan An-Nasa’i). Jumlah witir itu ganjil dan kebiasaan masyarakat kita mengerjakan 3 rakaat. Dalam pelaksanaan niat sholat witir, berikut ini pengucapacnnya.
“Ushalli sunnatal witri ….(ma’muman/imaaman) lillahi Ta’aalaa”.
Artinya : aku niat shalat sunnah witir …. rakaat (menjadi ma’mum/imam) karena Allah Ta’aalaa.
Dan berikut ini adalah doa sholat witir, “Subhaanal malikil qudduus (3 x). Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman, wa qalban khaasyi-an, wa ‘ilman naafi’an, wa yaqiinan shaadiqan, wa ‘amalan shaalihan, wa diinan qayyiman, wa khairan katsiiran, wal l ‘afwa wal ‘aafiyah, wal ghinaa ‘aninnaas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa wa shiyaamanaa wa qiyaamanaa watakhasysyu’anaa wa tadharru’anaa wa ta’abbudanaa wa tammim taqshiiranaa, Yaa Allaahu Yaa Allaahu Ya Allaahu Yaa Arhamar Raahimi”
“Maha suci Tuhan Yang Merajai lagi Maha Suci. Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu’, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Wahai Allah, Tuhan kami! Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu’an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami, Sempurnakanlah kelalaian (kekurangan) kami, wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah, wahai Zat Yang Paling Penyayang di antara para penyayang.” (http://www.szaktudas.com)
Komentar
Posting Komentar