Takmir Masjid Al Barokah Panen Perdana Sayuran Hidroponik



Jama'ah masjid memanen sawi di kebun hidroponik. (Suparyakir)
SULITNYA mencari lahan terbuka di perkotaan untuk menanam tanaman sayuran memaksa banyak orang berpikir kreatif menyiasatinya. Keterbatasan lahan di perkotaan tidak menghalangi keinginan warga kota Yogyakarta memanfaatkan sejengkal lahan untuk menanam sayuran.

Takmir Masid Al Barokah Bumijo Tengah memanfaatkan sebagian kecil lahan untuk menanam sayuran dengan sistem hidroponik. Diatas lahan sempit satu kali sepuluh meter di lantai dua masjid tersebut ditanam tiga ratus batang sawi dan selada. Setelah satu bulan sejak masa tanam 50 batang sawi dipanen dan dibagikan pada jama'ah Jum'at dan warga sekitar.

"Tadi setelah salat Jum'at jama'ah kita ajak ke lantai dua dan memilih sendiri satu batang sawi untuk dibawa pulang," kata Pengurus Takmir Masjid Al Barokah Sudiono kepada KRjogja.com belum lama ini.

Dia menyebutkan kebun sayuran hidroponik tersebut merupakan program pengurus takmir masjid yang sudah dirancang lama. "Kita bekerjasama dengan Kodim 0734 Pamungkas Yogyakarta dan Koramil Jetis sejak pemasangan modul, pelatihan sistem hidroponik dan pemeliharaannya," terang Sudiono.

Dia mengharap kebun hidroponik di masjid tersebut dapat dioptimalkan produknya sehingga dapat menambah pemasukan infaq. "Harapan kami, masjid kami memiliki sumber pemasukan selain infaq," kata Sudiono. "Selain itu, semoga kebun hidroponik ini bisa menginspirasi warga sekitar untuk ikut membudidayakan tanaman sayuran di rumah masing-masing. Hal ini kan sejalan dengan keinginan pemerintah yang menggalakkan ketahanan pangan di masyarakat," tambahnya.
sumber: http://krjogja.com

Komentar

Eramuslim

Postingan Populer