Gerakan Nasional Ayo ke Masjid untuk Memfilter Narkoba dan LGBT
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melakukan grand launching Gerakan Nasional Ayo ke Masjid (Foto:Dok.MPR)
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melakukan grand launching Gerakan Nasional Ayo ke Masjid (GNAKM).
Acara tersebut berlangsung di Masjid Agung Trans Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 27 Februari 2016 malam.
Prosesi peluncuran GNAKM dilakukan dengan mengucapkan lafat basmalah, dilanjutkan pemukulan bedug oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.Acara tersebut berlangsung di Masjid Agung Trans Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 27 Februari 2016 malam.
Gerakan Nasional Ayo ke Masjid digagas Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI). JPRMI sendiri merupakan komunitas pemuda berjaringan. Organisasi tersebut tersebar di 30 provinsi se Indonesia. Jumlah pengurus JPRMI se Indonesia mencapai 54.454 orang.
Selain GNAKM, JPRMI juga memiliki program sekolah berbasis masjid, hingga gerakan nasional salat subuh.
"Masjid merupakan tempat yang paling mulia di muka bumi. Karena itu Gerakan Nasional Ayo ke Masjid merupakan ajakan yang mulia. GNAKM harus menjadi bagian dari upaya memecahkan persoalan bangsa Indonesia," ujar Ahmad Heryawan dalam sambutannya.
Sementara itu, Hidayat Nur Wahid yang dimitai pendapatnya seputar GNAKM kepada wartawan mengatakan, gerakan sangat baik.
"Gerakan ini bisa mengajak generasi muda untuk mendekatkan diri ke masjid. Dan menghindarkan kegiatan negatif yang selalu dituduhkan kepada generasi muda. Seperti tawuran, narkoba, hingga LGBT," jelas Hidayat.
Hidayat berharap, GNAKM bisa ditiru generasi muda agama lain, menjadi Gerakan Nasional Ayo ke Tempat Ibadah.
"Gerakan ini hendaknya didukung dan tidak patut dicurigai. Saya harap media bisa mendukung GNAKM, dengan cara mengkomunikasikannya kepada masyarakat," kata Hidayat.
(Metrotvnews.com)
Komentar
Posting Komentar