Langsung ke konten utama

Masjid Pengukiran, Saksi Sejarah Pendatang Gujarat

Warga keturunan masuk saat peperangan Sultan Ageng dan Sultan Haji yang Belanda.


AL-Anshor, salah satu masjid tertua di Jakarta yang terletak di Jalan Pengukiran II, Pekojan, Kamis (3/7). [suara.com/Adrian Mahakam]
AL-Anshor, salah satu masjid tertua di Jakarta yang terletak di Jalan Pengukiran II, Pekojan, Kamis (3/7). [suara.com/Adrian Mahakam]

Sejarawan sekaligus rohaniawan kelahiran Jerman A Heuken pernah menerbitkan sebuah buku ‘Masjid-masjid Tua di Jakarta’. Salah satu masjid yang masuk dalam daftar inventarisnya adalah Masjid Al-Anshor yang terletak di kawasan Pekojan, Jakarta Barat.
Agak sulit mencari lokasi masjid itu karena terletak di Gang Koja di Jalan Pengukiran II. Memang di kawasan ini banyak terdapat masjid-masjid bersejarah. Di antaranya Masjid An-Nawier, Masjid Langgar Tinggi dan yang ini, Masjid Al-Anshor.
Masjid ini dibangun pada tahun 1648 Masehi. Sejarah masjid itu berawal dari sekitar tahun 1633 Masehi yang mana di kawasan itu yang sudah dihuni oleh orang ‘Moor’ atau Koja. Moor pada masanya adalah sebutan pedagang dari india.
Menurut sejarawan, perpindahan orang-orang Moor ke kawasan itu terjadi saat perang antara Sultan Ageng dan Sultan Haji yang didukung Kompeni Belanda. Mereka juga disebut-sebut paling aktif menyiarkan agama Islam di Batavia.
Masjid Al-Anshor tergolong masjid yang sederhana. Tiang balok yang digunakan untuk menyangga hanya berbentuk lurus dan tanpa hiasan.
Masih menurut sejarawan, masjid itu didirikan tiga puluh tahun sesudah masjid Jayakarta terbakar. Pada pada masa itu, di sekeliling masjid terdapat banyak pemakaman. Namun sekarang nyaris tak nampak bangunan asli masjid tersebut. (http://suara.com/)

Komentar

Eramuslim

Postingan Populer