Masjid Wapauwe Kaitetu
Masjid Wapauwe Kaitetu merupakan masjid tertua di Maluku dan berusia lebih dari 7 abad. Uniknya, Masjid ini tidak dibangun menggunakan batu bata atau genteng dari tanah liat seperti pada bangunan pada umumnya, melainkan dibangun dengan menggunakan pelepah sagu dan tanpa menggunakan paku satu pun. Hal inilah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke tempat ini.
Sejarah / Asal Usul Masjid Wapauwe Kaitetu, Maluku
Masjid Wapauwe Kaitetu pertama kali didirikan pada tahun 1414. Pada awalnya, Masjid unik ini tidak berada di desa Kaitetu seperti saat ini, melainkan berada di Tahala, yang dibangun diatas sebuah bukit. Kemudian, masyarakat yang tinggal di Tahala sedikit demi sedikit pindah ke desa Kaitetu. Karena banyaknya warga yang berpindah, masjid ini pun semakin jarang digunakan.
Pada suatu pagi, peristiwa aneh terjadi, dimana masyarakat yang saat itu sudah tinggal ditempat barunya, yaitu di desa Kaitetu terkejut melihat sebuah Masjid yang tiba tiba ada di tengah tengah perkampungan mereka. Dan masjid itu adalah masjid Wakapue yang dibangun di Tahala.
Interior
Kisah ini merupakan kisah versi masyarakat setempat. Sahabat Tabloid Wisata boleh percaya boleh tidak tentang cerita diatas, karena memang tidak ada bukti pasti mengenai kebenaran kisah tersebut.
“Meskipun usia Masjid Wapauwe Kaitetu sudah mencapai ratusan tahun, namun kondisi masjid ini masih sangat baik karena selalu dirawat. Dan, masjid ini hingga kini masih digunakan sebagai aktivitas Ibadah.
Lokasi Masjid Wapauwe Kaitetu
Masjid ini terletak di sebelah utara Kota Ambon, tepatnya di desa Keitetu, Kec. Leihitu, Kab. Maluku Tengah. Rute untuk mencapai Masjid juga tidaklah sulit. Dengan menggunakan transportasi darat, maka rute yang harus ditempuh adalah;
Sepanjang perjalanan menuju lokasi, anda akan disuguhkan dengan pemandangan pegunungan yang sangat indah.
Bagaimana, tertarik dengan keunikan Masjid Wapauwe Kaitetu? Jika anda sedang berwisata di Ambon, jangan lupa mampir kesini ya. Gak rugi deh. (Tabloidwisata.com)
Komentar
Posting Komentar